Selasa, 15 Agustus 2017

Tips Aman Berbelanja Secara Online

Saat ini di jaman yang semakin maju/modern keberadaan internet di kehidupan kita sehari-hari semakin kita rasakan. Terutama di masyarakat perkotaan dapat dikatakan hampir setiap orang memiliki gawai/smartphone yang terhubung dengan jaringan internet.

Keberadaan internet telah banyak sekali membantu kita melakukan banyak hal. Mulai yang berkaitan untuk komunikasi, kebutuhan informasi, hingga mempermudah kita melakukan aktifitas jual beli/berbelanja. Kelebihan yang kita rasakan dengan melakukan belanja online adalah dalam hal kepraktisan& kemudahan. Kegiatan belanja dapat kita lakukan kapan saja& di mana saja tanpa perlu keluar rumah dengan banyak pilihan tawaran yang tersedia.



Namun semakin besar penggunaan jasa belanja online tentunya di sisi lain makin banyak pula kasus/permasalah yang muncul berkaitan dengan modus penipuan atau tindak kejahatan berkaitan dengan belanja online ini. Kita sebagai pihak pembeli perlu melengkapi diri dengan pengetahuan & sikap kehati-hatian supaya kegiatan belanja kita tetap aman& nyaman sesuai apa yang kita harapkan.

Berikut ini akan kita sampaikan beberapa kiat/tips yang perlu kita perhatikan dalam berbelanja online.

Pelajari laman web & perusahaan penjual
Yakinkan diri kita bahwa kita akan melakukan transaksi dengan pihak yang terpercaya. Kenali pihak penjual, dengan menggali informasi pihak penjual baik latar belakang, alamat, kontak telepon, testimoni dari pembeli-pembeli sebelumnya. Reputasi penjual jadi pertimbangan penting. Kalau seandainya merasa pwrlu kita dapat melakukan pembicaraan dulu melalui telepon& sekedar melakukan wawancara singkat tentang perusahaan mereka& prosedur pembelian dan kemungkinan penanganan komplain.

Jaga informasi kita
Pada saat melakukan transaksi online seringkali kita harus memberikan data kita kepada penjual. Minimalkan potensi kebocoran data kita ke tangan pihak yang tidak bertanggungjawab. Karena itu pastikan dulu situs/web jual beli yang kita pakai aman (poin pertama). Hal praktis yang bisa kita jadikan alat bantu adalah cek apakah terdapat icon gembok kecil yang biasa terdapat di pojok kanan atas URL bar. Juga perhatikan alamat URL nya, jika ada tambahan huruf "s" pada https:// (Hypertext Transfer Protocol Secure) berarti laman web tersebut relatif lebih aman daripada halaman laman yang hanya berawalan http://

Pelajari produk dan harga yang ditawarkan
Sebagaimana kita belanja secara konvensional, pastikam barang yang akan kita beli sesuai dengan yang kita maksudkan. Caranya dengan mencari informasi spesifikasi barang dan kita banding bandingkan dengan barang di tempat lain. Begitu juga dengan harga. Untuk harga jangan hanya tergiur semata-mata dengan tawaran harga yang murah. Tapi perhatikan juga seperti garansi& kelengkapan set barang. Harga yang terlalu murah/tidak wajar juga perlu kita pertimbangkan karena bisa jadi hanya menjadi daya tarik atau umpan awal dari upaya  modus penipuan. Karena prinsip ada barang ada harga tetap berlaku.

Pemilihan metode pembayaran
Transaksi secara online seringkali memerlukan pembayaran secara online pula, baik dengan langsung transfer menggunakan kartu debit atau kartu kredit. Berhati-hati dalam penghunaan kartu supaya informasi data kita jangan sampe dicuri oleh pihak-pihak yang tidak bertangungjawab. Jika perusahaan/pihak penjual belum meyakinkan, cara pembayaran paling aman adalah memilih cara COD/cash on demand. COD ini artinya kita melakukan pembayaran secara cash pada saat barang dikirim. Memang tidak semua penjual online bersedia melakukan pembayaran COD.
Cara pembayaran yang lain adalah melalui penggunaan rekening bersama.  Maksudnya adalah pembayaran menggunakan jasa pwrantara antara pembeli dan penjual.  Uang yang dibayarkan pembeli akan ditahan dulu di rekening bersama dan baru diserahkan ke penjual setelah barang dikirim dan diterima pembeli.

Simpan bukti pembayaran& data selama proses transaksi
Setiap bukti pembayaran seperti bukti transfer, sms,  email dan bukti lain antara kita sebagai pembeli dan penjual kita simpan/dokumentasikan. Tujuannya untuk berjaga-jaga jika ada permasalahan di kemudian hari dapat kita gunakan sebagai bukti yang cukup kuat.

Demikianlan beberapa hal dan tips yang perlu kita perhatikan pada saat melakukan transaksi online. Semoga memberikan manfaat. Terimakasih.

Kelebihan dan Kelemahan Belanja Online

Saat ini penggunaan internet sudah demikian lekat di masyarakat kita. Keberadaannya sudah banyak mengubah perilaku masyarakat. Mulai dari kebiasaan membaca berita yang dulunya berlangganan koran atau majalah, sekarang sebagian sudah cukup dengan mengakses berita melalui membaca di media online. Kalau dahulu kita mungkin masih berlangganan becak atau ojek yang mangkal di daerah tempat kita, saat ini kita makin familiar dengan memesan ojek online melalui mobile phone kita. Begitu juga dengan cara kita memesan makanan, sekarang pemesanan makanan via online sudah menjadi salah satu pilihan yang makin digemari.





Dalam hal berbelanja saat ini semakin jamak masyarakat menggunakan cara belanja online. Menurut data survey IDC Indonesia tahun 2016 ada sekitar 13% dari pengguna internet di Indonesia yang melakukan aktivitas belanja online. Ke depannya diprediksi akan meningkat.
Faktor kepraktisan, kemudahan dan kenyamanan menjadi faktor utama kenapa orang semakin gandrung berbelanja secara online. Namun di setiap hal baru pastilah memiliki kelebihan dan kekurangan. Demikian pula dengan kegiatan belanja online ada kelebihan dan kekurangan yang perlu kita ketahui.

Kelebihan
Seperti telah disinggung di atas, faktor kepraktisan menjadi hal utama. Dapat dikatakan kita bisa melakukan aktifitas belanja online ini kapan dan di manapaun (selama ada akses internet). Toko toko online tidak mengenal istilah jam buka/tutup toko. Berbeda dengan belanja konvensional, dimana harus keluar ke toko/pasar/ ke tempat penjual pada jam kerja mereka untuk melakukan transaksi belanja. Dalam hal ini kita sebagai pembeli toko online bisa berhemat waktu dan tenaga.

Dalam hal variasi pilihan produk, di toko online juga lebih banyak& bervariasi. Kita bahkan bisa langsung membandingkan spesifikasi barang dan harga yang ditawarkan. Jenis barang mulai dari pakaian, makanan, alat rumahtangga, barang elektronik, kendaraan sampai rumah ada ditawarkan. Jadi memudahkan calon pembeli sebelum memutuskan melakukan transaksi pembelian.

Pada momen momen tertentu terkadang para toko online melakukan promosi harga khusus/ diskon untuk menarik minat pembeli. Salahsatunya adalah Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 12 Desember. Pada tanggal itu ratusan toko online/ e-commerce di Indonesia serempak mengadakan program belanja online murah dengan beragam promo/ pemberian voucher dan diskon khusus. Hala ini akan membuat pembeli mendapat harga lebih baik.

Kelemahan
Adapun kelemahan dari belanja online adalah barang yang dipesan tidak bisa langsung diterima. Ada jeda waktu antara pemesanan sampai barang dikirim dan diterima. Hal ini berbeda jika kita langsung belanja di toko/pasar dimana begitu kita bayar barang dapat langsung dibawa pulang.

Kelemahan lainnya adalah kita sebagai calon pembeli tidak dapat mencoba atau setidaknya memegang barang yang akan kita beli. Berbeda dengan aktifitas belanja langsung, terkadang seperti pakaian dapat kita coba dulu sebelum memutuskan dibeli.

Adanya biaya pengiriman. Hal ini harus diperhitungkan sebagai tambahan pengeluran. Terkadang ada perusahaan yang menawarkan barang seolah olah murah tapi mengenakan biaya kirim yang tinggi sehingga bisa mengecoh kita sebagai pembeli.

Ada kemungkinan barang yang dipesan berbeda atau tidak sesuai dengan yang dikirim. Bisa jadi kesalahan ataupun kerusakan pada saat pengiriman. Seandainya pihak penjual mau melakukan penggantian tentunya tetap memakan waktu dan harus mengikuti ketentuan yang ada.

Kemudahan berbelanja di satu sisi bisa menimbulkan masalah tersendiri, khususnya bagi mereka yang tergolong shopaholics. Yakni orang yang mudah sekali tergoda untuk berbelanja produk hanya karena tertarik promosi dan belum tentu dibutuhkan.

Beberapa toko/ perusahaan online mensyaratkan penggunaan kartu debit/ kredit tertentu. Terutama dari perusahaan internasional. Hal ini bisa membatasi sebagian calon pembeli.

Adanya modus penipuan baru berkedok penawaran belanja online. Semakin banyak peminat transaksi online diikuti oleh semakin banyak dan bermacam pula praktik penipuan nya. Untuk ini para calon pembeli transaksi online harus lebih waspada dan mengetahui cara-cara belanja online yang aman.

Demikianlah ulasan mengenai kelebihan dan kelemahan berbelanja online. Semoga memberi manfaat. Terima kasih.





Tips Aman Berbelanja Secara Online

Saat ini di jaman yang semakin maju/modern keberadaan internet di kehidupan kita sehari-hari semakin kita rasakan. Terutama di masyarakat ...